Semua artikel

Cara Menghemat Biaya AWS Tanpa Mengorbankan Performa

Bagian tagihan AWS yang paling sering bocor dan cara memperbaikinya: visibilitas biaya dengan tag dan budget, right-sizing, Savings Plans dan Spot, Graviton, volume gp3, NAT Gateway dan transfer data, resource yang menganggur, retensi log, dan jadwal environment non-production.

Infrastruktur Cloud|Dipublikasikan |10 menit baca
Deretan server dan kabel jaringan di data center

Tagihan AWS jarang membengkak karena satu keputusan besar. Biasanya membengkak karena puluhan keputusan kecil: instance yang ukurannya disiapkan untuk lonjakan trafik yang tidak pernah datang, environment testing yang lupa dimatikan, log yang tersimpan selamanya karena pengaturan default, atau trafik yang diam-diam lewat NAT Gateway. Untungnya, sebagian besar masalah ini mudah ditemukan dan aman diperbaiki. Di akun-akun yang kami tinjau, putaran pertama perbaikan sering sudah memangkas porsi tagihan yang cukup besar tanpa menyentuh performa aplikasi.

Mulai dari Visibilitas

  • Buka Cost Explorer dan kelompokkan biaya per layanan, lalu per jenis pemakaian. Tiga atau empat baris teratas biasanya sudah menjelaskan sebagian besar tagihan.
  • Beri tag ke resource, minimal environment, project, dan owner, lalu aktifkan tag itu sebagai cost allocation tag supaya muncul di laporan.
  • Buat AWS Budgets dengan peringatan di 80 dan 100 persen dari perkiraan biaya bulanan, dikirim ke orang yang bisa langsung bertindak.
  • Aktifkan Cost Anomaly Detection supaya lonjakan biaya sudah ketahuan dalam sehari.
  • Tinjau tagihan setiap bulan bersama tim engineering dan finance, supaya biaya ikut jadi pertimbangan dalam keputusan teknis.

Right-Sizing Sebelum Membeli Komitmen

Banyak instance dan database disiapkan untuk beban puncak yang jarang terjadi. Lihat pemakaian CPU dan memori minimal dua minggu, termasuk saat sibuk, dan pakai AWS Compute Optimizer untuk rekomendasinya. Instance yang rata-rata CPU-nya 10 persen biasanya bisa diturunkan satu ukuran. Memori tidak terlihat di metrik default EC2, jadi pasang CloudWatch agent dulu sebelum memutuskan. Lakukan ini sebelum membeli komitmen apa pun. Kalau tidak, Anda mengunci diskon untuk kapasitas yang sebenarnya tidak dibutuhkan.

Bayar Lebih Murah untuk Beban yang Stabil

PilihanPotongan hargaDipakai untuk
Compute Savings PlansHingga 66 persen dari harga On-DemandPemakaian stabil yang mungkin berpindah tipe instance, region, Fargate, atau Lambda
EC2 Instance Savings PlansHingga 72 persen dari harga On-DemandPemakaian stabil yang tetap di satu keluarga instance dan satu region
Spot InstancesHingga 90 persen dari harga On-DemandPekerjaan yang boleh terputus seperti runner CI, batch job, dan worker stateless di belakang antrean
Instance Graviton (Arm)Harga lebih rendah dan sering performanya lebih baik per instanceSebagian besar beban kerja Linux dengan bahasa interpreted, JVM, dan Go, setelah dites

Ambil komitmen hanya sebesar pemakaian dasar yang Anda yakin tetap ada selama satu sampai tiga tahun ke depan. Pemakaian yang naik turun biarkan tetap On-Demand atau Spot. Spot instance bisa diambil kembali oleh AWS dengan pemberitahuan dua menit, jadi pakai hanya untuk pekerjaan yang bisa diulang. Jangan pakai Spot untuk server database utama.

Penghematan Storage yang Sering Terlewat

  • Pindahkan volume EBS dari gp2 ke gp3. Harga per GB sekitar 20 persen lebih murah, dan perubahannya bisa dilakukan tanpa downtime.
  • Hapus volume EBS yang tidak terpasang dan snapshot lama. Keduanya sering tertinggal setiap kali instance dihapus tanpa dicek.
  • Tambahkan lifecycle rule di S3 untuk memindahkan objek lama ke storage class yang lebih murah, atau pakai Intelligent-Tiering kalau pola aksesnya sulit ditebak.
  • Tambahkan lifecycle rule untuk menghapus multipart upload yang tidak selesai. Kalau dibiarkan, data yang tidak kelihatan ini tetap ditagih.
  • Atur retensi di setiap log group CloudWatch Logs. Defaultnya log disimpan selamanya, dan biaya penyimpanannya naik diam-diam setiap bulan.

Biaya Jaringan: NAT Gateway dan Transfer Data

Biaya jaringan adalah kejutan yang paling sering muncul. NAT Gateway ditagih per jam dan per GB data yang lewat, jadi instance private yang menarik image container, mengakses S3, atau mengunduh update lewat NAT Gateway bisa menghasilkan tagihan besar. Tambahkan VPC gateway endpoint untuk S3 dan DynamoDB, yang tidak dikenai biaya dan membuat trafik itu tidak lewat NAT Gateway. Sajikan file statis dan unduhan lewat CloudFront, dan tempatkan layanan yang sering saling berkomunikasi di Availability Zone yang sama kalau kebutuhan reliability-nya memungkinkan. Sejak 2024, setiap alamat IPv4 publik juga ditagih per jam, jadi hapus Elastic IP yang tidak dipakai dan jangan beri alamat publik ke instance yang tidak membutuhkannya.

Matikan yang Tidak Dipakai

Environment development dan staging biasanya hanya dipakai di jam kerja. Kalau hanya dinyalakan 12 jam sehari di hari kerja, jam komputasinya berkurang sekitar 64 persen. AWS Instance Scheduler atau Lambda terjadwal sederhana bisa mematikan instance EC2 dan RDS di malam hari lalu menyalakannya lagi di pagi hari. Cek juga load balancer tanpa target, stack testing lama, instance RDS yang tidak terpakai, dan resource yang terlupa di region yang biasanya tidak dipakai tim.

Rutinitas Bulanan yang Praktis

  1. 1Cek tren biaya dan anomali, lalu cari penjelasan untuk setiap layanan yang naik lebih dari perkiraan.
  2. 2Tinjau rekomendasi Compute Optimizer dan Trusted Advisor, lalu jalankan yang paling aman lebih dulu.
  3. 3Bersihkan resource tanpa tag, volume yang tidak terpasang, snapshot lama, dan alamat IP yang menganggur.
  4. 4Cek utilisasi dan cakupan Savings Plans sebelum membeli komitmen tambahan.
  5. 5Catat apa yang diubah dan berapa penghematannya, supaya tinjauan berikutnya dimulai dari data.

Pastikan setiap perubahan bisa dikembalikan, lalu pantau selama seminggu. Menurunkan ukuran instance atau database aman dilakukan kalau Anda memantau latency dan error rate setelahnya, dan bisa menaikkannya lagi dalam hitungan menit.

Poin penting

  • Buat biaya terlihat dulu dengan tag, budget, deteksi anomali, dan tinjauan bulanan.
  • Lakukan right-sizing instance dan database sebelum membeli Savings Plans, lalu ambil komitmen hanya untuk pemakaian dasar yang stabil.
  • Pindah ke gp3, bersihkan volume dan snapshot, dan atur retensi untuk log dan objek S3.
  • Kurangi biaya NAT Gateway, transfer data, dan IPv4 publik dengan VPC endpoint, CloudFront, dan pembersihan rutin.
  • Jadwalkan environment non-production supaya hanya menyala di jam kerja.

Artikel terkait

Artikel lain tentang software development, AI, cloud, dan infrastruktur.

Layar komputer yang menampilkan desain landing page di samping tablet dan HP
Pengembangan Web|

Cara Membuat Website Company Profile yang Mendatangkan Calon Klien

Yang dibutuhkan website company profile supaya mendatangkan pertanyaan dari calon klien: halaman layanan yang jelas, bukti seperti studi kasus dan logo klien, kontak yang mudah, cepat dibuka di HP, dasar-dasar SEO, pilihan platform, dan tracking untuk melihat halaman mana yang menghasilkan leads.

Pelanggan membayar dengan HP di kasir toko
Pengembangan Software|

Cara Integrasi Payment Gateway seperti Midtrans dan Xendit dengan Aman

Cara mengintegrasikan payment gateway Indonesia seperti Midtrans atau Xendit: memilih metode pembayaran, halaman checkout bawaan atau API langsung, verifikasi webhook, menangani notifikasi ganda, desain status pesanan, masa berlaku pembayaran, refund, testing di sandbox, dan rekonsiliasi harian.

Sedang mencari partner untuk pengembangan software?

Ceritakan proyek yang sedang Anda bangun, kebutuhan yang ingin diselesaikan, dan tantangan yang dihadapi. Kami dapat membantu membahas pendekatan teknis, scope, timeline, dan estimasi biaya.

Mulai diskusi